
SANGATTA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam memberantas praktik korupsi di daerah. Kehadiran tim KPK di Kutim menjadi bukti keseriusan pemerintah pusat dalam menegakkan integritas dan transparansi di lingkungan pemerintahan.
Sekretaris Komisi A DPRD Kutim, Yusuf T Silambi, mengonfirmasi bahwa tim KPK saat ini berada di wilayah Kutim. Meski begitu, aktivitas mereka dilakukan secara tertutup dan penuh kerahasiaan. “Mereka ada di sini, cuma kita tidak tahu mereka menginap di mana, tinggal di mana. Biasanya mereka tinggalnya tidak di hotel. Semua sangat rahasia,” ujar Yusuf.
Politisi kelahiran 7 Agustus 1962 ini menilai, langkah tersebut mencerminkan metode kerja profesional yang mengedepankan independensi dan objektivitas penyelidikan. Ia menyebut kehadiran tim KPK dan dukungan langsung dari Gubernur Kalimantan Timur menunjukkan kesungguhan pemerintah dalam memerangi tindak pidana korupsi hingga ke daerah-daerah.
“Artinya pemerintah sudah turun tangan langsung. Ini menandakan keseriusan yang tinggi dalam menangani persoalan korupsi di Kutai Timur,” tegasnya.
Menurut Yusuf, DPRD Kutim sepenuhnya mendukung setiap langkah strategis yang dilakukan KPK untuk mengungkap dugaan praktik koruptif di tubuh pemerintahan daerah. Ia berharap, operasi yang dilakukan dengan penuh kehati-hatian itu dapat menghasilkan bukti konkret dan memberikan efek jera bagi para pelaku.
“Pemerintah daerah harus menyambut upaya ini dengan terbuka. Kami di legislatif tentu mendukung langkah KPK, karena tujuan akhirnya adalah menciptakan pemerintahan yang bersih dan dipercaya rakyat,” pungkasnya. (ADV)








