Muara Wahau, NU Care Lazisnu Kecamatan Muara Wahau bekerja sama dengan Klinik Pratama PT Swakarsa Sinar Sentosa menggelar kegiatan khitan massal sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat. Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut diikuti puluhan anak dari berbagai latar belakang keluarga.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua MWCNU Muara Wahau, Kiai Nizar Raffi Muttaqin, serta dihadiri Kepala Desa dan Kepala Klinik Pratama PT Swakarsa Sinar Sentosa. Kegiatan ini tidak hanya menjadi pelayanan kesehatan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial.
Bagi banyak keluarga, khitan merupakan momen penting yang menjadi bagian dari tradisi dan syariat. Namun, tidak semua keluarga memiliki kemampuan untuk melaksanakannya secara mandiri. Melalui program khitan massal ini, NU Care Lazisnu berupaya membantu masyarakat agar anak-anak dapat memperoleh layanan kesehatan yang aman dan layak tanpa terbebani persoalan biaya.
Menariknya, kegiatan tahun ini juga diikuti oleh peserta yang berasal dari keluarga non-Muslim. Kehadiran mereka menjadi cerminan kuat bahwa kegiatan sosial mampu menjadi jembatan persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Muara Wahau.
Dalam sambutannya, Kiai Nizar Raffi Muttaqin menegaskan bahwa nilai kemanusiaan harus selalu ditempatkan di atas perbedaan.
“Peserta sunat massal pada kegiatan ini juga berasal dari saudara-saudara non-Muslim. Ini adalah bukti bahwa kita mampu mendobrak sekat agama, suku, dan status sosial. Nahdlatul Ulama hadir untuk menebar manfaat di tengah umat manusia,” ujarnya. (21/6/26)
Menurutnya, perbedaan keyakinan tidak boleh menjadi penghalang untuk saling membantu dan memperkuat persaudaraan sebagai sesama warga bangsa.
“Meski mereka tidak seaqidah dengan kita, mereka tetap saudara sebagai anak bangsa. Inilah yang dianut Nahdlatul Ulama melalui konsep Ukhuwah Wathaniyah, yaitu persaudaraan kebangsaan yang mengikat seluruh anak negeri dalam semangat persatuan, saling menghormati, dan gotong royong,” lanjutnya.
Ketua Panitia, M. Musropan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai keberhasilan acara merupakan hasil kolaborasi berbagai elemen masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap sesama.
Di balik senyum para peserta yang telah menjalani khitan, tersimpan kebahagiaan keluarga yang merasa terbantu. Sementara bagi para relawan dan tenaga kesehatan, kegiatan ini menjadi wujud nyata pengabdian kepada masyarakat.
Khitan Massal NU Care Lazisnu Muara Wahau tahun 2026 tidak hanya menghadirkan manfaat kesehatan, tetapi juga memperkuat semangat persaudaraan, toleransi, dan kebersamaan. Dari Muara Wahau, pesan tentang pentingnya kemanusiaan kembali ditegaskan: bahwa kebaikan yang diberikan tanpa memandang latar belakang akan selalu mampu menyatukan dan menghadirkan manfaat bagi seluruh anak bangsa.








