
SANGATTA – Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Muhammad Ali, menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap rupiah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) digunakan secara efektif dan tepat sasaran.
Hal itu disampaikannya dalam rapat kerja bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang digelar di Gedung DPRD Kutai Timur, baru-baru ini. Dalam rapat tersebut, Komisi B fokus membahas aspek pengawasan terhadap pelaksanaan program kerja dari berbagai dinas.
Muhammad Ali menjelaskan bahwa pengawasan tidak hanya dilakukan di atas kertas, tetapi melalui mekanisme berjenjang yang mencakup evaluasi rencana kerja (renja) dan verifikasi langsung di lapangan. “Setelah mereka menyampaikan renja-renjanya, baru kita turun ke lapangan. Habis itu baru kita bahas,” ujar Ali.
Menurut politisi Partai Persatuan Pembangunan ini, tahapan itu penting untuk memastikan bahwa program yang diusulkan benar-benar realistis dan berdampak bagi masyarakat. Ia menambahkan, kunjungan lapangan menjadi momen krusial dalam menentukan prioritas program yang akan dibiayai oleh APBD.
Dari hasil pengamatan langsung, Komisi B dapat menilai mana program yang layak dilanjutkan dan mana yang perlu dievaluasi ulang. “Oh ini prioritas, ini jangan. Jangan sampai nanti begitu kita turun ke lapangan, ternyata tidak efektif,” tegasnya.
Muhammad Ali menekankan, pengawasan ketat terhadap setiap tahapan penganggaran merupakan bentuk tanggung jawab moral dan politik DPRD agar tidak ada anggaran yang terbuang percuma. Ia juga berharap, pendekatan sistematis ini bisa mendorong efisiensi dan akuntabilitas tinggi dalam pelaksanaan pembangunan daerah.
Rapat kerja tersebut turut dihadiri perwakilan dari sejumlah dinas teknis, seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perhubungan, serta beberapa OPD lainnya yang berada di bawah koordinasi Komisi B. (ADV)








