Kutai Timur – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mematangkan persiapan operasional bus listrik yang direncanakan mulai beroperasi pada Maret 2026 mendatang.
Saat ini, Dishub masih fokus pada tahapan pelatihan teknis kendaraan serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Umum Dishub Kutim, Abdul Muis, menyampaikan bahwa unit bus listrik sebenarnya sudah tersedia. Namun, pihaknya masih harus menyelesaikan beberapa tahapan sebelum resmi dioperasikan.
“Ya jelas kita kan bus-nya sudah ada, cuma karena memang tahapannya memang kita masih ada,” jelasnya saat dikonfirmasi via telepon pada Jumat (6/2/2026).
Ia menegaskan bahwa kesiapan operasional tidak hanya pada kendaraan, tetapi juga pada tenaga kerja yang akan mengoperasikan layanan tersebut, mengingat bus listrik akan digunakan untuk mengangkut pelajar.
“Harus kita training bus, training tenaga kerja juga, karena ini menyangkut masalah mengangkut anak sekolah. Apalagi bus listrik itu ya tentunya banyak hal-hal yang harus dipelajari,” ujarnya.
Dishub Kutim memperkirakan peluncuran sekaligus operasional awal bus listrik dapat dilakukan pada akhir Maret 2026. Untuk tahap awal, jalur operasional direncanakan melintasi kawasan Jalan Soekarno Hatta.
“Diperkirakan akhir bulan Maret akan sudah launching dan bisa beroperasi, namun untuk jalur mungkin akan berjalan di Soekarno Hatta,” tambahnya.
Sementara itu, untuk pengadaan bus listrik tersebut, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sekitar Rp4 miliar.
“Kurang lebih Rp4 miliar kemarin itu,” pungkasnya.








