Kutai Timur — Ratusan anak muda memadati Jalan Jenderal Sudirman, tepat di depan Kantor Polsek Sangatta Utara, untuk mengikuti lomba Street Run 100 meter yang digelar DPD KNPI Kutai Timur dalam rangka Ramadan Fest. Usai salat tarawih, kawasan tersebut berubah menjadi arena adu cepat yang penuh semangat dan sorak sorai penonton.
Kegiatan ini berlangsung meriah dengan semangat para peserta yang berlomba menunjukkan kecepatan terbaiknya. Memasuki babak semifinal, para pelari yang lolos dari penyisihan terlihat semakin serius mempersiapkan diri di garis start.
Antusiasme masyarakat pun terlihat jelas. Banyak penonton memadati trotoar untuk menyaksikan jalannya lomba sekaligus memberikan dukungan kepada para peserta. Sorak-sorai penonton semakin menambah semarak suasana malam Ramadan di kawasan tersebut.
Salah seorang panitia kegiatan, Salsa, menjelaskan bahwa jumlah peserta yang mendaftar cukup banyak sejak awal pendaftaran dibuka secara daring. Ia menyebutkan bahwa perlombaan dibagi ke dalam beberapa seri berdasarkan kategori peserta.
“Untuk seri putra ada empat seri awal, kemudian putri ada dua seri, pemuda ada empat seri, dan untuk atlet terdapat dua seri putra serta satu seri putri yang langsung masuk final,” jelasnya.
Salsa juga menambahkan bahwa pengumuman pemenang akan dilakukan pada puncak kegiatan Ramadan Fest yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Maret mendatang.
“Pengumuman pemenang akan dilakukan saat penutupan kegiatan akbar Ramadan Fest,” ujarnya pada Senin (9/3/2026).
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Timur, Basuki Isnawan, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Street Run menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk menyalurkan energi dan kreativitas selama bulan Ramadan.
“Malam ini seru. Ini menjadi wadah bagi anak-anak muda kita setelah salat tarawih. Daripada mereka terlibat balap liar, lebih baik kegiatan seperti ini,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai ruang positif bagi pemuda sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat selama bulan suci Ramadan.








