SANGATTA – Momen bersejarah akhiranya datang bagi warga Desa Manubar dan Manubar Dalam, Kecamatan Sandaran, dengan diresmikannya layanan listrik 24 jam penuh. Pelaksana Tugas (Plt) Camat Sandaran Mulyadi, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian ini.
Menurut Mulyadi, meski Kecamatan Sandaran memiliki posisi berada di ujung Kutai Timur (Kutim), bukan berarti tidak bisa berkembang. “Ini bukti bahwa dengan kerja sama lintas sektor, hasil nyata bisa dirasakan,” kata dia beberapa waktu lalu.
Dalam hal ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim bekerja sama dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan pihak kecamatan setempat. Menurut Mulyadi, sebelumnya PLTD hanya beroperasi dari pukul 18.00 hingga 00.00 WITA dini hari. Kemudian memanjang waktunya hingga pukul 06.00 WITA. “Dan kini, alhamdulillah sudah 24 jam penuh,” tuturnya.
Manager PLN UP3 Bontang Sri Wahyuningsih, menjelaskan bahwa peningkatan layanan listrik di Manubar dan Manubar Dalam merupakan bagian dari upaya PLN mendukung pemerataan energi di seluruh Kutim.
“Saat ini terdapat 482 pelanggan di wilayah ini yakni 190 di Desa Manubar dan 292 di Manubar Dalam. Dengan layanan 24 jam, kami berharap kualitas hidup masyarakat semakin baik, kegiatan ekonomi berkembang, dan produktivitas meningkat,” jelasnya.
Peresmian listrik 24 jam ini menandai langkah maju bagi Kecamatan Sandaran. Cahaya yang kini tak lagi padam di malam hari menjadi simbol kemajuan dan semangat baru bagi warga dua desa tersebut.
Pemberian listrik 24 jam juga diharapkan memberi dampak positif pada segala aspek kehidupan. Termasuk dalam kemudahan mendapatkan listrik pada siang hari untuk belajar atau berdagang. (ADV/ProkopimKutim/T)








