SANGATTA – Kemampuan mengemas pengalaman berwisata ke dalam gambar menjadi salah satu bekal yang ingin diperkuat Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Upaya tersebut diarahkan agar potensi destinasi di daerah dapat hadir lebih menarik di ruang digital dan menjangkau calon wisatawan yang lebih luas.
Sebagai bagian dari penguatan kapasitas, peserta tidak hanya menerima materi di dalam ruangan. Mereka juga menjalani praktik lapangan serta mengikuti lomba foto dan video bertema pariwisata. Aktivitas tersebut memberi kesempatan untuk menerapkan teknik yang dipelajari sekaligus mengasah kreativitas dalam menghasilkan konten.
Pelatihan menghadirkan Akhmad Faim sebagai narasumber. Selama tiga hari, peserta mempelajari dasar pengambilan gambar, pengolahan visual, hingga pembuatan video untuk kebutuhan promosi destinasi. Kegiatan berlangsung di Pelangi Room Hotel Royal Victoria, Sangatta.
Peserta yang mengikuti program itu berjumlah 50 orang. Mereka berasal dari kelompok sadar wisata (Pokdarwis) serta pemangku kepentingan pariwisata di Kutim. Keterlibatan mereka diharapkan membuat kemampuan produksi konten tumbuh dari lingkungan yang bersentuhan langsung dengan destinasi.
Plt Kepala Dispar Kutim, Akhmad Rifanie, menilai keterampilan tersebut dapat membuka ruang bagi pelaku wisata untuk memperkenalkan potensi daerah dengan cara yang lebih kreatif. Menurutnya, pembekalan videografi dan fotografi juga menjadi sarana pengembangan sumber daya manusia pariwisata.
Rifanie berharap peserta terus memanfaatkan pengetahuan yang diperoleh setelah kegiatan berakhir. Dari kemampuan tersebut, pemerintah daerah menargetkan tumbuhnya kreator konten lokal yang mampu mendukung promosi wisata Kutim secara kreatif dan profesional.
Penutupan turut dihadiri Kepala Bidang Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dispar Kutim, Dian Anggraini, beserta jajaran terkait. Program diharapkan berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan. (ADV/ProkopimKutim/TP)








