Kutai Timur — Tongkat estafet kepemimpinan di Kejaksaan Negeri Kutai Timur resmi berganti. Tutuko Wahyu Minulyo kini dipercaya menahkodai Kejari Kutai Timur, menggantikan Reopan Saragih yang mendapat promosi jabatan sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Berau.
Pergantian tersebut ditandai melalui acara pisah sambut yang dirangkai dengan buka puasa bersama di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutai Timur, Bukit Pelangi, Sangatta Utara. Kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban.
Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ardiansyah Sulaiman, Mahyunadi, Jimmi, serta Kapolres Kutai Timur Fauzan Arianto. Hadir pula Dandim 0909/KTM, Danlanal Sangatta, Ketua Pengadilan Negeri Kutai Timur, Ketua Pengadilan Agama Sangatta, pimpinan perusahaan, dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah Sulaiman menyampaikan apresiasi atas dedikasi Reopan Saragih selama menjabat sebagai Kajari Kutai Timur. Ia menilai sinergi antara kejaksaan, pemerintah daerah, serta Forkopimda selama ini berjalan baik dalam menjaga stabilitas daerah dan penegakan hukum.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan kontribusi yang telah diberikan selama bertugas di Kutim,” ujarnya.
Ardiansyah juga menyampaikan selamat datang kepada Tutuko Wahyu Minulyo sebagai Kajari Kutai Timur yang baru. Ia berharap kehadiran pimpinan baru di Kejari Kutai Timur dapat semakin memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas lembaga.
“Kami berharap sinergi yang telah terbangun selama ini dapat terus diperkuat untuk mendukung pembangunan dan penegakan hukum di Kutai Timur,” harapnya.
Sementara itu, Reopan Saragih mengaku bersyukur atas dukungan yang diberikan pemerintah daerah, Forkopimda, serta masyarakat selama dirinya menjalankan tugas di Kutai Timur. Ia menilai masa pengabdiannya terasa singkat karena hubungan kerja yang terjalin sangat baik.
“Tidak terasa waktu berlalu begitu cepat. Rasanya baru kemarin kami memulai pengabdian di Kutim, namun hari ini saatnya kami berpamitan untuk melaksanakan tugas yang baru,” ujarnya.
Ia juga memohon doa restu karena akan melanjutkan pengabdian sebagai Kajari di Kabupaten Berau.
“Setiap keberhasilan yang dicapai bukan semata-mata karena kemampuan pribadi, tetapi berkat dukungan dan kerja sama semua pihak,” tambahnya.
Di sisi lain, Kajari Kutai Timur yang baru, Tutuko Wahyu Minulyo, menegaskan bahwa jabatan yang diembannya merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas dan dedikasi.
“Amanah ini akan kami laksanakan dengan sebaik-baiknya demi memberikan pelayanan hukum yang maksimal kepada masyarakat serta mendukung pembangunan di Kabupaten Kutai Timur,” ujarnya.
Tutuko juga berharap dukungan dan sinergi dari seluruh unsur Forkopimda serta masyarakat agar pelaksanaan penegakan hukum di Kutai Timur dapat berjalan optimal, transparan, dan berkeadilan.
“Kami menyadari tugas ini tidak bisa dijalankan sendiri. Karena itu kami sangat mengharapkan dukungan dan kerja sama dari semua pihak,” pungkasnya.








