JAKARTA – Ratusan kepala daerah terpilih hasil pilkada serentak 2024 memenuhi Istana Negara di Jakarta, Kamis (20/2/2024). Sebanyak 481 pasangan kepala daerah resmi dilantik Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam prosesi megah yang menandai episode baru pemerintahan daerah di Tanah Air.
Di antara kepala daerah tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman dan Mahyunadi (ARMY), yang dikenal dengan akronim Army, tampil gagah dalam Pakaian Dinas Upacara (PDU) lengkap. Keduanya siap mengemban amanah rakyat untuk lima tahun ke depan.
Pelantikan kali ini menjadi yang pertama dalam sejarah dengan jumlah peserta terbanyak. Untuk memastikan kelancaran acara, pengamanan diperketat sejak pagi. Semua tamu undangan dan kepala daerah harus melewati pemeriksaan ketat di pos Daerah Persiapan (DP) di kawasan Monumen Nasional (Monas), termasuk detektor logam. Alat komunikasi dan elektronik dilarang masuk demi menjaga sterilisasi area.
Prosesi dimulai tepat pukul 09.15 WITA dengan kirab kehormatan dari Monas menuju Istana Merdeka. Barisan kepala daerah berjalan rapi diiringi oleh marching band dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), menciptakan nuansa sakral dan penuh kebanggaan.
Setibanya di Istana Merdeka, suasana semakin khidmat dengan pengawasan ketat dari aparat kepolisian, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), panitia dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Satpol PP. Semua elemen bekerja sama untuk memastikan acara berlangsung lancar.
Presiden Prabowo Subianto membuka prosesi dengan pembacaan Surat Keputusan Presiden, diikuti dengan pengucapan sumpah jabatan oleh kepala daerah yang dipandu langsung oleh Presiden. Suasana haru menyelimuti saat Prabowo menyematkan tanda pangkat kepada enam perwakilan daerah dari enam agama berbeda, sebagai simbol persatuan dalam keberagaman.
Berbeda dari pelantikan sebelumnya, kali ini prosesi digelar di halaman Istana Merdeka, di bawah tenda besar untuk menampung ratusan peserta. Uniknya, tidak ada kursi yang disediakan, sehingga semua kepala daerah berdiri tegap sepanjang prosesi hingga pukul 10.30 WITA.
Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang transparan dan tepat sasaran.
“Kita adalah keluarga besar Indonesia. Lupakan perbedaan politik dan latar belakang. Fokuslah pada kesejahteraan rakyat. Gunakan APBD dengan bijak, jangan disalahgunakan,” tegas Prabowo dengan suara berwibawa.
Setelah prosesi selesai, Presiden Prabowo menyalami satu per satu kepala daerah yang baru dilantik, menandai awal kerja nyata mereka di daerah masing-masing.
Pelantikan ini juga disaksikan langsung oleh puluhan ribu masyarakat dari berbagai daerah yang datang ke Jakarta, beberapa di antaranya membawa atribut daerah sebagai bentuk dukungan. Acara ini disiarkan oleh stasiun TV nasional dan media massa.
Pelantikan serentak ini menjadi momentum bersejarah dalam tata kelola pemerintahan daerah di Indonesia. Dengan resminya Army memimpin Kutim, besar harapan masyarakat yang kini bertumpu pada kepemimpinan mereka untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. (*)








