
SANGATTA – Persoalan pemerataan pembangunan dan skala prioritas program pemerintah kembali mencuat sebagai isu sentral di Kutai Timur (Kutim). Sorotan datang dari Anggota DPRD Kutim, Eddy Markus Palinggi, yang menegaskan bahwa dua persoalan tersebut kini menjadi perhatian mendesak legislatif menyusul meningkatnya penyampaian aspirasi masyarakat melalui berbagai aksi demonstrasi beberapa pekan terakhir.
Menurut Eddy, dinamika yang terjadi di jalanan mencerminkan adanya ketidaksesuaian antara harapan publik dan kebijakan pembangunan yang berjalan. Aspirasi yang muncul, katanya, tidak bisa dilepaskan dari ketimpangan hasil pembangunan yang masih dirasakan di sejumlah wilayah. “Yang disampaikan masyarakat itu perlu dipikirkan serius, terutama soal pemerataan pembangunan dan persoalan skala prioritas,” ujarnya.
Politisi kelahiran 9 Juni 1980 ini menilai pemerintah daerah perlu meninjau ulang arah pembangunan agar tidak hanya terfokus pada kawasan tertentu. Ketimpangan akses infrastruktur dasar, fasilitas umum, hingga layanan publik, menurutnya, menjadi bukti bahwa distribusi pembangunan belum berjalan optimal.
Selain itu, Eddy menekankan pentingnya penyesuaian skala prioritas pemerintah. Banyak program, katanya, harus dikaji kembali agar benar-benar menyentuh kebutuhan paling mendesak masyarakat. “Kita diingatkan masyarakat bahwa ada hal yang belum sesuai dengan harapan mereka,” ucapnya.
Meski kritik publik meningkat melalui demonstrasi, Eddy memandangnya sebagai peluang memperbaiki kebijakan. Ia menilai partisipasi masyarakat adalah mekanisme kontrol yang sah dalam demokrasi dan harus dipandang sebagai masukan konstruktif. “Demo itu bagian dari demokrasi. Kita hargai karena itu mengingatkan pemerintah dan juga kami di DPRD,” tegasnya.
Dengan sorotan terhadap pemerataan pembangunan dan penentuan prioritas ini, legislatif berharap adanya penataan ulang kebijakan agar pembangunan berjalan lebih adil dan responsif. Eddy menilai evaluasi menyeluruh perlu dilakukan untuk memastikan arah pembangunan Kutim benar-benar sejalan dengan kebutuhan masyarakat luas. (ADV)








