
Kutai Timur – Pemuda Kutai Timur (Kutim) kini punya lebih banyak ruang untuk berkarya dan mengasah kreativitas. Berbagai program kepemudaan yang digulirkan Dispora Kutim tidak hanya mendorong prestasi, tetapi juga membentuk karakter tangguh generasi muda di tengah tantangan zaman.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim, Basuki Isnawan, menegaskan, keterlibatan aktif pemuda dalam kegiatan seperti kemah, pelatihan kepemudaan, dan pengembangan organisasi menjadi indikator positif bagi kondisi kepemudaan di daerah ini.
“Anak-anak ikut kemah, ikut lomba, itu artinya kondusivitas mereka juga baik. Mereka punya ruang untuk berkarya dan belajar hal-hal positif,” ujar Basuki saat ditemui usai menghadiri kegiatan kepemudaan akhir pekan lalu.
Menurutnya, kegiatan ini lebih dari sekadar aktivitas rutin; kemah dan pelatihan menjadi simbol keterlibatan generasi muda dalam hal-hal yang membangun karakter, kreativitas, dan ketangguhan. Ia menekankan pentingnya menjaga ruang-ruang aktivitas tersebut agar pemuda tidak terjerumus perilaku negatif.
Dispora terus menghadirkan program kolaboratif antara pemuda dan pemerintah, mulai pelatihan kepemudaan, pengembangan organisasi, hingga dukungan kegiatan olahraga di tingkat desa hingga kabupaten. Kerja sama dengan sekolah, komunitas, dan organisasi lokal memastikan program menjangkau semua lapisan pemuda Kutim, tidak hanya di kota tetapi juga di desa.
Basuki berharap, dengan dukungan pemerintah berupa anggaran dan fasilitasi, pemuda Kutim dapat menjadi generasi kreatif, tangguh, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah. “Jika semua pihak berpartisipasi aktif, potensi pemuda Kutim akan tumbuh maksimal,” tutupnya. (ADV)








