SANGATTA – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kutai Timur (Kutim) menyiapkan rangkaian kegiatan lari untuk memperkuat budaya hidup sehat di daerah itu. Setelah sukses menggelar Sunday Morning Run (SunMoRun) 2025, Dispora telah menjadwalkan Festival Kudungga Run pada 13 September 2025 dan Sangatta Run 2025 yang akan berlangsung pada November mendatang.
Kepala Dispora Kutim, Basuki Isnawan, mengatakan kegiatan lari ini bertujuan mendorong masyarakat menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari. Menurutnya, kesuksesan SunMoRun 2025 yang diikuti sekitar 1.800 peserta menjadi bukti meningkatnya kesadaran warga terhadap pentingnya hidup sehat.
“Kami ingin menjadikan lari sebagai budaya sehat di Kutim. Festival Kudungga Run dan Sangatta Run menjadi agenda utama untuk mengajak masyarakat tetap aktif bergerak dan membangun kebersamaan,” kata Basuki.
Bupati Kutim, H. Ardiansyah Sulaiman, menyambut baik rencana tersebut. Ia menegaskan olahraga bukan sekadar tren sesaat, melainkan kebutuhan dasar untuk menjaga kebugaran, produktivitas, dan kualitas hidup masyarakat. “Olahraga membantu menjaga kesehatan, memperbaiki suasana hati, dan memperpanjang harapan hidup. Kegiatan ini juga sarana membangun silaturahmi dan kebersamaan yang kuat. Jangan jadikan olahraga hanya kegiatan musiman,” ujar Ardiansyah.
Dispora menargetkan partisipasi yang lebih luas pada dua event berikutnya, baik dari pelajar, komunitas, maupun masyarakat umum. Berbagai kategori lomba dan jarak lari disiapkan agar semua kalangan dapat ikut berpartisipasi. Dengan agenda Festival Kudungga Run pada September dan Sangatta Run pada November, Kutim berharap semakin banyak warga yang menjadikan olahraga sebagai bagian dari budaya hidup sehat, sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat di berbagai wilayah. (ADV/ProkopimKutim/T)








