SANDARAN – Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan Gerakan Minum Susu (Gerimis) relevan dengan program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim). Salah satu programnya yakni Dokter Keliling.
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari program “Dokter Keliling”. Hal ini untuk merealisasikan layanan cek kesehatan gratis yang mengharuskan dokter menjangkau wilayah-wilayah dengan akses yang cukup sulit dijangkau atau jarak tempuhnya lebih panjang.
“Cek kesehatan gratis ini implementasi dari program dokter keliling. Kami ingin masyarakat di pelosok juga merasakan akses kesehatan yang mudah,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Program Dokter Keliling, kata Ardiansyah, berguna untuk mempermudah akses kesehatan bagi warga desa dan daerah terpencil. Program Dokter Keliling ini juga akan memperkuat sistem pelayanan kesehatan untuk Masyarakat terutama di wilayah terpencil.
Ia juga menekankan pentingnya penerapan pola hidup sehat di lingkungan keluarga. Hidup sehat yang dimasud salah satunya pemenuhan gizi keluarga yang tercukupi.
“Minum susu dan makan buah harus jadi kebiasaan, tidak hanya saat ada acara. Hidup sehat perlu diprogramkan dari rumah agar masyarakat Kutim siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Ardiansyah menambahkan, program dokter keliling tersebut dijalankan oleh Dinas Kesehatan bekerja sama dengan Rumah Sakit Sangkulirang. Program lain yang juga terkait langsung dengan Kesehatan yakni penurunan stunting dan Jaminan BPJS Kesehatan bagi Seluruh Lapisan Masyarakat Kurang mampu.
“Masih terbatasnya akses pelayanan kesehatan rujukan, terutama di daerah terpencil, menjadi perhatian kita bersama,” ujarnya. (ADV/ProkopimKutim/T)








