KOMBENG – Di Desa Miau Baru, Kecamatan Kombeng, peringatan ulang tahun ke-55 desa dipadukan dengan Festival UFAH 2026, sebuah agenda budaya masyarakat Dayak Kayan yang menggabungkan syukur, ritual adat, dan kebersamaan warga.
Rangkaian festival diwarnai alunan sape, tari tradisional, serta busana adat yang dikenakan masyarakat. Prosesi pemberkatan bayi menjadi salah satu bagian penting karena memuat harapan atas keselamatan dan masa depan generasi berikutnya. Festival juga menjadi kesempatan bagi warga lintas usia untuk kembali berkumpul dalam suasana adat.
Kehadiran tokoh pemerintah dan masyarakat memperlihatkan luasnya dukungan terhadap kegiatan tersebut. Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dan Ketua TP PKK Kutim Siti Robiah Ardiansyah hadir bersama Wakil Bupati Mahyunadi. Unsur Forkopimda, tokoh adat Dayak, organisasi masyarakat seperti Simpekat Keroan dan Remaong Koetai Berjaya, serta tokoh adat Jawa turut mengambil bagian dalam perhelatan.
Ardiansyah mengatakan keberagaman budaya merupakan salah satu kekuatan Kutai Timur. Menurut dia, tradisi lokal tidak semestinya ditempatkan hanya sebagai pertunjukan, sebab nilai-nilai di dalamnya dapat memperkuat hubungan sosial masyarakat sekaligus menjadi bagian dari pembangunan.
Mahyunadi menilai konsistensi warga Miau Baru mempertahankan budaya layak mendapat apresiasi. Ia berharap Festival UFAH dapat terus berlangsung dan menjadi warisan budaya yang dijaga melalui agenda tahunan pemerintah daerah.
Penyelenggaraan festival tidak lepas dari kontribusi warga. Kepala Desa Miau Baru Luis Langet mengapresiasi panitia, peserta, dan donatur yang bergotong royong mendukung kegiatan. Sementara Camat Kombeng Petrus Ipung mengajak masyarakat menjaga budaya sambil tetap mengikuti arah pembangunan daerah.
Ketika seluruh prosesi dan pertunjukan berakhir, Festival UFAH meninggalkan lebih dari sekadar kemeriahan. Di Miau Baru, adat menjadi bukti bahwa identitas lokal masih dapat hidup berdampingan dengan perkembangan zaman dan tetap menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan masyarakat. (ADV/ProkopimKutim/TP)








