
Sangatta – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-26 Kabupaten Kutai Timur (Kutim) pada 12 Oktober 2025, anggota DPRD Kutim, Yusri Yusuf, menyerukan pentingnya menjaga sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD demi mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Menurut Yusri, kemajuan Kutim yang telah diraih saat ini tidak lepas dari kerja keras dan kolaborasi berbagai pihak sejak daerah ini berdiri pada 1999. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada para pemimpin terdahulu yang telah meletakkan dasar pembangunan yang kuat. “Terima kasih kepada pemerintah-pemerintah terdahulu yang sudah membangun Kutai Timur sejauh ini,” ujarnya saat ditemui di Gedung DPRD Kutim.
Namun, politisi Partai Demokrat ini menegaskan, perjalanan pembangunan belum selesai. Masih banyak aspek yang perlu disempurnakan, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Kutim. “Untuk pemerintah sekarang, semoga bisa menyempurnakan apa yang menjadi kekurangan pemerintahan terdahulu dan bisa lebih menyejahterakan masyarakat Kutai Timur,” lanjutnya.
Sebagai anggota Komisi B DPRD Kutim yang membidangi ekonomi dan keuangan, Yusri menilai kesinambungan program pembangunan harus menjadi perhatian utama. Ia mengingatkan agar setiap kebijakan dan program baru tetap berpijak pada prinsip keberlanjutan serta keberpihakan kepada masyarakat. “Pemerintah dan DPRD harus terus bersinergi agar arah pembangunan tetap berpihak pada masyarakat,” tegas politisi kelahiran 30 Juli 1981 ini.
Yusri juga menyoroti pentingnya memperkuat sektor ekonomi lokal, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menurutnya, pemberdayaan ekonomi rakyat merupakan kunci bagi kemandirian dan ketahanan ekonomi daerah.
Dengan usia ke-26 tahun, Kutim dihadapkan pada tantangan baru untuk tumbuh lebih mandiri dan berdaya saing. Bagi Yusri Yusuf, sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi pondasi penting agar visi pembangunan berkelanjutan benar-benar terwujud bagi seluruh warga. (ADV)








