SANGATTA – Semangat juang terpancar dari wajah tujuh atlet tinju amatir junior asal Kutai Timur (Kutim) yang sebentar lagi akan berlaga di ajang bergengsi Piala Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) 2025. Manajer Persatuan Tinju Amatir (Pertina) Kutim, Hendra Putra, memastikan bahwa persiapan para atlet telah dilakukan secara matang. Dengan demikian, mereka optimistis akan mampu menyabet juara.
“Atlet-atlet sudah berlatih cukup lama di sasana-sasana yang ada di Kutim. Hal ini membuat kita optimistis bisa menjadi juara,” tandas Hendra.
Sementara itu, Wakil Bupati Kutim H. Mahyunadi secara resmi melepas para atlet muda tersebut dari ruang kerjanya, didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Basuki Isnawan. Dalam arahannya, Mahyunadi menekankan keikutsertaan para atlet muda bukan hanya soal meraih medali, tetapi juga membawa nama Kutim dengan bangga. “Kami berharap tinju dapat membawa manfaat sebagai harga diri dan nama baik Kutim, serta memberikan hiburan bagi masyarakat,” ujarnya.
Wakil Bupati menambahkan bahwa turnamen seperti Piala Gubernur maupun Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) menjadi sarana penting untuk meningkatkan kualitas atlet Kutim. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah untuk mendukung perkembangan olahraga, selama penggunaan anggaran dilakukan secara transparan dan bertanggung jawab.
Ke depannya, Mahyunadi berencana memfasilitasi agar cabang-cabang olahraga memiliki “anak angkat” dari perusahaan yang beroperasi di Kutim sebagai dukungan berkelanjutan.
Selain itu, Mahyunadi memberikan pesan moral kepada para atlet. Ia mengingatkan agar menjauhi hal-hal negatif seperti narkoba, minuman keras, dan kenakalan remaja. “Kalian adalah anak-anak terpilih yang mewakili Kutim. Jaga diri, maka kalian akan memiliki masa depan yang cerah. Tetap jaga sportivitas selama bertanding, tapi jangan kasih ampun,” tegasnya.
Tim tinju Kutim yang diberangkatkan terdiri dari tujuh atlet junior berusia di bawah 17 tahun, enam putra dan satu putri, didampingi dua pelatih dan satu manajer. (ADV/ProkopimKutim/T)








