SANGATTA – Melalui rencana program Corporate Social Responsibility (CSR) yang lebih komprehensif guna peningkatan produksi perusahaan, PT Kobexindo Cement menegaskan komitmen mereka menjadi mitra strategis pemerintah dalam melaksanakan pembangunan berkelanjutan di Kutai Timur. Pernyataan tersebut disampaikan pihak perusahaan dalam audiensi mereka dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur.
Audiensi yang berlangsung pada Senin, 1 Oktober 2024 tersebut, diterima oleh Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Kabupaten Kutai Timur Agus Heri Kesuma dengan didampingi Kepala Bagian Perekonomian Setkab Kutai Timur, Vita Nur hasanah.
Assistant General Manager PT Kobexindo Cement, Jin Hui Long, menjelaskan bahwa perusahaan menyadari pentingnya kontribusi sosial ekonomi mereka terhadap masyarakat. Kesadaran tersebut mendorong perusahaan memperbesar kontribusi CSR yang akan mereka salurkan.
Jin Hui Long juga menginformasikan bahwa investasi baru pada gilirannya akan berhubungan dengan peningkatan produksi perusahaan. “Dengan peningkatan produksi, kami tidak hanya dapat memenuhi permintaan pasar yang semakin meningkat, tetapi juga menciptakan lapangan kerja bagi warga sekitar,” tegas Jin Hui Long.
Pjs Bupati Agus Heri Kesuma menyambut baik niat tersebut, seraya menekankan perlunya sinergitas antara perusahaan dan pemerintah dalam mendorong pembangunan daerah. Menurut Agus, “Kami berharap kerja sama ini dapat menghasilkan manfaat yang nyata.”
Sementara itu, Vita Nur Hasanah mewanti-wanti perlunya transparansi data dampak produksi dan CSR perusahaan. Menurut Vita Nur Hasanah, hal tersebut penting untuk memastikan masing-masing pihak mendapatkan hasil yang optimal.
Kedua pihak sepakat bahwa tantangan industri yang ada sekarang ini membutuhkan kolaborasi yang erat antara berbagai pihak. Dengan demikian dapat memfasilitasi pertumbuhan berkelanjutan, yang pada gilirannya bermanfaat untuk masyarakat di sekitarnya.
Diketahui, PT Kobexindo Cement di Desa Selangau, Kaliorang memproduksi Semen berlabel Singa Merah. Perusahaan asal Tiongkok ini, pada Agustus 2023 lalu diresmikan oleh Gubernur Kaltim Isran Noor, memproduksi semen 8 juta ton per tahun. Untuk tahap pertama, total investasi yang digelontorkan adalah USD 1 miliar.








