SANGATTA — Produk air minum dalam kemasan hasil produksi Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Tuah Benua (TTB) Kutai Timur segera hadir di pasaran dengan nama Sangattaqua. Hal ini disampaikan Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, saat meresmikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) berkapasitas 50 liter per detik di Kabo Jaya, Sangatta Utara.
Ardiansyah menjelaskan bahwa seluruh perizinan penting telah diselesaikan, mulai dari sertifikasi halal, izin BPOM, hingga SNI. Pemkab Kutim menargetkan penggunaan Sangattaqua di seluruh instansi pemerintahan sebagai tahap awal penetrasi pasar.
“Semua perizinan sudah tuntas. Peluncuran resmi tinggal menunggu waktu. Kami ingin ini menjadi kebanggaan daerah, dimulai dari penggunaan di lingkungan pemerintah,” ujar Ardiansyah.
Produk ini menjadi langkah lanjutan Pemkab dalam mendorong kemandirian ekonomi berbasis sumber daya lokal. Pemerintah berharap keberadaan Sangattaqua turut memperkuat identitas daerah melalui produk unggulan yang dapat bersaing di pasar.
Direktur Perumdam TTB, Suparjan, menyebut tahap awal produksi Sangattaqua berada pada kapasitas 80 dus per hari. Meski belum besar, pengembangan kapasitas dirancang bertahap menyesuaikan kebutuhan pasar.
“Kami fokus pada peluncuran dan pemakaian internal lebih dulu. Ekspansi produksi akan berjalan sesuai kebutuhan dan kesiapan pemasaran,” jelasnya.
Pengembangan usaha air minum kemasan menjadi salah satu strategi diversifikasi bisnis Perumdam untuk meningkatkan nilai ekonomi perusahaan. Selain memberi ruang usaha baru, lini bisnis ini diharapkan dapat membuka peluang kerja dan rantai ekonomi masyarakat sekitarnya.
Dengan sumber air baku yang cukup dan fasilitas produksi yang siap, Sangattaqua diproyeksikan menjadi ikon daerah sekaligus produk komersial yang mampu bersaing di level lebih luas. Kehadiran produk ini juga diharapkan memperkuat ekonomi lokal serta mengurangi ketergantungan pasar terhadap produk dari luar Kutim.
Peluncuran resmi dijadwalkan pada Juni 2025 dan menjadi momentum awal pemasaran Sangattaqua secara lebih luas. (ADV/ProkopimKutim/T)








