SANGKULIRANG – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi, menyatakan Pemkab Kutim memprioritaskan pemerataan pembangunan infrastruktur dasar. Ia menyampaikan, tahun ini ada tiga belas desa baru yang akan mendapatkan listrik PLN tahun.
Hal itu ia sampaikan saat membuka Turnamen Bola Voli Open Cup I di Desa Saka, Kecamatan Sangkulirang. “Alhamdulillah Kutim tahun ini dapat 13 desa yang akan dipasang listrik, termasuk Saka, Mandu Pantai Sejahtera, Mandu Dalam, semuanya insyaallah,” ujar Mahyunadi.
Selain listrik, Mahyunadi menyatakan bahwa Pemkab Kutim juga menyiapkan upaya pemenuhan air bersih untuk masyarakat pada tahun anggaran berikutnya. Pembangunan jaringan air bersih disebutnya menjadi prioritas yang tidak bisa ditunda.
“Tahun depan kita anggarkan lagi untuk Kutim pemasangan jaringan air besih kepada masyarakat, mudah-mudahan semuanya bisa tercapai,” tambahnya.
Infrastuktur dasar lain yang akan digenjot adalah rencana pembangunan jalan strategis di pesisir timur Kutim. Pemkab akan membuka akses jalan tembus dari Manubar menuju Sandaran. “Tahun depan kita akan membuat jalan tembus dari Kecamatan Sandaran, dari Manubar sampai ke Sandaran sebanyak 13 kilometer. Badan jalan itu adalah dari pihak perusahaan yang membuka,” urainya.
Mahyunadi juga mengingatkan pentingnya transparansi dalam penyaluran bantuan CSR dari perusahaan di desa. “Kalau perusahaan bantu, bantuan itu untuk masyarakat. Jangan untuk Pak Kades saja, jangan untuk pejabatnya saja,” tegasnya.
Di sisi lain, Kepala Desa Saka, Achyanur, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah merancang pembangunan lapangan mini soccer di desa sebagai sarana olahraga dan penguatan kegiatan pemuda. (ADV/ProkopimKutim/T)








