
Kutai Timur – Suasana di GOR Kudungga kini berubah. Dari sekadar tempat berolahraga, kawasan ini menjadi titik temu warga Sangatta, tempat keluarga bercengkerama, anak muda berkumpul, dan pelaku UMKM memperkenalkan kreativitasnya. Transformasi ini tidak hanya menata fisik, tetapi juga menghadirkan nuansa kebersamaan yang lebih hangat bagi masyarakat.
Kadispora Kutai Timur (Kutim), Basuki Isnawan, menyampaikan kebahagiaannya melihat perubahan positif tersebut. “Alhamdulillah, sekarang kawasan ini rapi dan nyaman. Orang-orang bisa berolahraga, bersantai, sekaligus berinteraksi dengan tetangga dan teman-teman komunitas,” ujarnya saat memantau kondisi GOR Kudungga.
Dulu, GOR Kudungga kurang terurus. Namun, revitalisasi bertahap telah menghadirkan taman hijau, jalur pedestrian, sarana olahraga lengkap, dan pencahayaan malam yang memadai. Kini, kawasan ini tidak hanya menjadi tempat berolahraga, tetapi juga pusat rekreasi dan interaksi sosial.
Fasilitas yang lebih lengkap membuat berbagai kegiatan semakin hidup, mulai dari senam pagi, jogging, hingga turnamen lokal. Antusiasme masyarakat terlihat jelas pada akhir pekan, saat warga dari berbagai usia memadati GOR Kudungga.
Selain sarana olahraga, pemerintah daerah menyiapkan area khusus bagi UMKM dan pelaku ekonomi kreatif. Hal ini memberikan ruang bagi masyarakat memasarkan produk lokal, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Kutai Timur.
“Kami ingin GOR menjadi ruang yang menyatukan olahraga, interaksi sosial, dan ekonomi kreatif. Dengan fasilitas yang lengkap, semua orang bisa merasa nyaman beraktivitas di sini,” tambah Basuki.
Revitalisasi GOR Kudungga kini menjadi simbol ruang publik yang berpihak pada masyarakat. Kawasan ini tidak hanya meningkatkan kualitas hidup warga, tetapi juga menjadi ikon baru di Sangatta, menghidupkan olahraga, kreativitas, dan ekonomi lokal secara bersamaan. (ADV)








