Sangatta – PT. Pertamina EP Sangatta Field menyadari pentingnya mereka memberikan kontribusi Corporate Social Responsibility (CSR) yang berkelanjutan kepada masyarakat. Untuk itu mereka merencanakan CSR tersebut dengan baik, sehingga manfaatnya dapat maksimal, bahkan melampaui perkiraan.
Dimulai pada tahun 2021, PT. Pertamina EP menggulirkan CSR Prolekta, kepanjangan dari Program Pengembangan Tani Hutan Kelulut. Pada mulanya memberdayakan masyarakat dalam hal ketahanan pangan dan infrastruktur. Prolekta selanjutnya mendorong perbaikan budidaya lebah kelulut petani, penanaman pohon, dan pengembangan ekowisata di Taman Nasional Kutai (TNK).
Melalui pendirian Bank Sampah Sederhana Trigona, program ini juga berinovasi dalam mengelola limbah organik yang melimpah menjadi produk yang mempunyai nilai ekonomi. Produk seperti asap cair dari limbah propolis dan budi daya jamur dari media tanam baglog.
Menurut Manager Sangatta Field Cahyo Nugroho, program CSR yang dijalankan mesti berangkat dari pemetaan sosial di lingkungan sekitar. “Kami memastikan bahwa program yang kami jalankan selaras dengan kebutuhan dan potensi lokal, serta memberikan dampak positif yang berkelanjutan,” ungkapnya kepada Prasasti.co, 2 Oktober 2024.
Keberhasilan program ternyata terlihat bagaimana kesadaran kelompok terhadap lingkungan. Pengelola Ekowisata membatasi kunjungan 1.400 wisatawan setiap tahunnya. Pembatasan dimaksudkan untuk menjaga supaya koloni kelulut tidak terganggu. Sehingga hutan wisata tetap dinikmati tanpa merusak koloni di dalamnya.
“Inisiatif CSR yang baik dan dikerjakan secara maksimal nyatanya mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat, sekaligus menumbuhkan kesadaran lingkungan.” ujar Cahyo.
Prolekta menyumbang hal positif bagi Kutim. Salah satunya, pada tahun 2021 membantu meraih penghargaan Smart Branding dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. Keberhasilan tersebut menjadi motivasi PEP Sangatta Field terus memperluas cakupan program tanggung jawab sosialnya, selaras dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).








