SANGATTA – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kutai Timur (Dispusip Kutim) menggelar pemilihan Arsiparis Teladan 2025 sebagai upaya meningkatkan kompetensi serta mendorong kinerja para arsiparis di lingkungan pemerintah daerah. Dari 30 peserta, didapatkan pemenang dalam dua kategori yaitu keahlian dan keterampilan.
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi Pemkab Kutim atas dedikasi dan profesionalisme para arsiparis dalam menjaga serta mengelola memori kolektif daerah.
Untuk kategori Arsiparis Teladan tingkat keahlian, Juara 1 diraih oleh Sardiana dari Dinas Lingkungan Hidup, Juara 2 oleh Auriza Prima Akbar dari Dinas Pariwisata, dan Juara 3 oleh Annisa Safitri dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).
Sementara itu, pada kategori Arsiparis Teladan tingkat keterampilan, Juara 1 diraih oleh Astuti, Juara 2 oleh Nurul Hidawati, dan Juara 3 oleh Mega Yustia, ketiganya berasal dari Dispusip Kutim.
Proses penilaian tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, tetapi juga menitikberatkan pada sikap, kedisiplinan, serta penerapan core values ASN BerAKHLAK (Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif).
Salah seorang penerima penghargaan, Auriza Prima Akbar, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut.
“Menjadi Arsiparis Teladan tahun ini adalah sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab. Dengan adanya pemilihan ini, saya semakin termotivasi untuk menjalankan program dan inovasi kearsipan di instansi tempat saya bekerja,” ungkapnya penuh semangat.
Ia juga berharap agar seluruh arsiparis di Kutim semakin giat dalam menjalankan tugasnya.
“Arsip adalah memori kolektif bangsa. Melalui kearsipan yang baik, kita bisa mengenal sejarah Kutim hingga ke generasi selanjutnya. Semoga para arsiparis Kutim terus menjalankan amanah undang-undang dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya menambahkan. (ADV/ProkopimKutim/T)








