
SANGATTA – Sekretaris Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim), Shabaruddin, menilai Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) memiliki peran strategis yang mencakup aspek yang lebih luas dari sekadar pembinaan olahraga. Menurutnya, Dispora juga harus berperan aktif dalam membentuk karakter dan memberdayakan generasi muda di daerah.
“Dinas Pemuda dan Olahraga sangat strategis, bukan hanya dalam bidang olahraganya, tapi juga dalam bidang kepemudaannya,” ujar Shabaruddin di Sangatta.
Ia menjelaskan, penguatan fungsi Dispora tidak cukup hanya dengan melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga harus mampu mengembangkan potensi pemuda dalam berbagai sektor. Komisi D, kata dia, telah memberikan sejumlah arahan strategis agar dinas tersebut dapat menyusun program kerja yang komprehensif dan berkelanjutan.
“Kami mengusulkan agar Dispora tidak hanya mengasah talenta di bidang olahraga, tetapi juga memperhatikan aspek pendidikan dan pengembangan diri para pemuda,” jelasnya.
Selain itu, politisi kelahiran 10 Januari 1964 ini menekankan pentingnya memasukkan unsur kewirausahaan dalam program kepemudaan. Menurutnya, pemuda perlu dibekali keterampilan praktis agar mampu mandiri secara ekonomi dan turut berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Pembinaan kewirausahaan bagi pemuda juga harus dikembangkan. Dengan begitu, mereka bisa menciptakan peluang kerja sendiri dan membantu mengurangi angka pengangguran,” tambahnya.
Dengan dukungan penuh dari DPRD, khususnya Komisi D, diharapkan Dispora Kutim dapat merancang program yang lebih terpadu dan berorientasi pada pemberdayaan generasi muda. Sinergi antara pemerintah daerah dan pemuda dinilai menjadi kunci dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, baik di bidang olahraga maupun kepemudaan. (ADV)








