BENGALON — Peringatan satu tahun Brigif TP 32/Mangkalihat Kodam VI/Mulawarman di Kutai Timur (Kutim) diisi dengan kegiatan yang menyasar langsung kebutuhan keluarga. Sebanyak anak mengikuti sunatan massal di SMAN 1 Bengalon, Minggu (9/8/2026), dengan melibatkan dokter militer dan tenaga kesehatan setempat.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk bakti sosial yang mempertemukan unsur TNI, pemerintah daerah, lembaga zakat, institusi pendidikan, serta fasilitas kesehatan. Asisten Sekretaris Daerah Kutim Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Trisno hadir mewakili Bupati Ardiansyah Sulaiman.
Trisno mengatakan Pemkab Kutim mengapresiasi langkah Brigif TP 32/Mangkalihat yang memilih pelayanan masyarakat sebagai bagian dari perayaan hari jadinya. Menurut dia, kegiatan seperti itu memiliki arti penting bagi daerah dengan wilayah luas dan sebaran penduduk yang tidak merata.
“Khitan bagi sebagian keluarga mungkin merupakan kebutuhan yang telah direncanakan. Namun, bagi keluarga yang tinggal jauh dari pusat layanan, persoalan biaya dan jarak dapat menjadi hambatan,” kata Ardiansyah dalam sambutan yang dibacakan Trisno.
Pelaksanaan sunatan massal didukung Baznas Kutim melalui dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat. Dinas Kesehatan mengerahkan tim dari Puskesmas Sepaso, sementara SMAN 1 Bengalon menyediakan lokasi beserta fasilitas pendukung.
Pemkab menilai kolaborasi tersebut dapat menjadi model untuk memperluas layanan dasar di wilayah pesisir dan pedalaman. Pemerintah berharap kemitraan antarlembaga tidak berhenti pada kegiatan sosial sesaat, tetapi berkembang menjadi program berkelanjutan.
Ke depan, sinergi dapat diarahkan pada layanan kesehatan umum, edukasi gizi, pencegahan stunting, hingga penguatan Posyandu. Dinas terkait juga diminta memastikan peserta memperoleh pemantauan setelah tindakan khitan melalui Puskesmas Sepaso.
Trisno menilai perhatian terhadap kesehatan anak merupakan bagian dari investasi sumber daya manusia. Ia berharap anak-anak peserta sunatan massal tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki karakter baik.
Selain itu, Pemkab Kutim mendorong penyusunan agenda bersama Brigif TP 32/Mangkalihat, Baznas, dan perangkat daerah agar program kesehatan, pemberdayaan masyarakat, serta pembangunan desa dapat dilaksanakan lebih terarah dan menjangkau warga yang membutuhkan. (ADV/ProkopimKutim/TP)








