Kutai Timur — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mencatatkan capaian kinerja yang impresif sepanjang tahun anggaran 2025. Realisasi kinerja daerah mencapai 91,74 persen dan masuk dalam kategori sangat tinggi, mencerminkan efektivitas pelaksanaan program pembangunan yang telah direncanakan
Capaian tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, dalam rapat paripurna DPRD saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 pada Senin (30/03/26)
“Laporan Keterangan Pertanggungjawaban ini merupakan bentuk akuntabilitas Pemerintah Kabupaten Kutai Timur kepada DPRD dan masyarakat atas penyelenggaraan pemerintahan selama tahun anggaran 2025,” ujarnya.
Dari sisi fiskal, performa keuangan daerah menunjukkan tren positif. Pendapatan daerah terealisasi sebesar Rp8,55 triliun atau 86,50 persen dari target. Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) justru melampaui target dengan capaian Rp551,66 miliar atau 125,04 persen
“Kami bersyukur bahwa Pendapatan Asli Daerah mampu melampaui target. Ini menjadi indikator meningkatnya kemandirian fiskal daerah,” tambahnya.
Di sisi belanja, realisasi anggaran mencapai Rp8,58 triliun atau 85,91 persen dari total yang direncanakan, menunjukkan tingkat penyerapan yang cukup optimal
Pada aspek pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kutai Timur meningkat menjadi 76,48. Sementara itu, tingkat kemiskinan berada di angka 8,07 persen dan tingkat pengangguran terbuka tercatat sebesar 6,20 persen
Selain itu, struktur ekonomi daerah mulai menunjukkan pergeseran yang lebih berimbang. Penguatan sektor non-pertambangan terlihat dari meningkatnya aktivitas di bidang pertanian, industri pengolahan, perdagangan, konstruksi, serta jasa lainnya. Kondisi ini menjadi sinyal positif bagi upaya transformasi ekonomi daerah yang lebih berkelanjutan
“Capaian kinerja sebesar 91,74 persen menunjukkan bahwa pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan berjalan dengan baik dan berada pada kategori sangat tinggi,” jelasnya.
Kualitas pelayanan publik juga mengalami peningkatan, tercermin dari indeks kepuasan masyarakat yang mencapai 85,82 poin. Hal ini turut didukung oleh membaiknya kualitas lingkungan hidup di daerah
Menutup penyampaiannya, Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menjaga tren positif pembangunan
“Ke depan, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan, serta memperkuat transformasi ekonomi daerah yang inklusif,” tegasnya.







