PALEMBANG – Tim Kalimantan Timur (Kaltim) berhasil menempati peringkat ke-9 nasional dalam kompetisi Pekan Olahraga Nasional (Pornas) Korpri XVII Tahun 2025 di Palembang. Kaltim memperoleh total sembilan medali dengan rinciannya dua emas, tiga perak, dan empat perunggu. Capaian ini menjadi yang tertinggi di antara provinsi-provinsi di Pulau Kalimantan.
Kabupaten Kutai Timur (Kutim) turut berkontribusi merebut medali tersebut melalui partisipasi atlet dan pelatihnya. Mereka menjadi bagian dari kontingen Kaltim yang tampil mengesankan di sejumlah cabang olahraga, termasuk bola voli, tenis meja, dan gateball.
Ketua Bapor Korpri Kutim sekaligus Manajer Cabang Olahraga Bola Voli Putri, Syahfur, mengatakan selain meraih prestasi di lapangan, Pornas Korpri XVII juga menjadi simbol kuatnya sinergi antarinstansi dan daerah. Melalui semangat kolaborasi, ASN dari berbagai latar belakang mampu menunjukkan dedikasi dan jiwa kompetitif yang sehat.
Dia berharap semangat itu bisa dibawa pulang ke daerah untuk menularkan energi positif dan menumbuhkan budaya olahraga di kalangan ASN maupun masyarakat. “Agar lahir bibit-bibit atlet yang berdaya saing,” kata dia di Palembang beberapa waktu lalu.
Syahfur menegaskan, kontribusi Kutim dalam kontingen Kaltim menjadi bukti bahwa ASN daerah juga mampu berprestasi di tingkat nasional. Dia mengaku tetap bangga karena bisa mengibarkan nama Kaltim di tingkat nasional. Apalagi kontingen Kaltim berhasil menembus posisi 10 besar nasional.
“Ini capaian yang sangat gemilang,” ujarnya.
“Kaltim bisa masuk 10 besar dari sekitar 38 provinsi se-Indonesia, itu sungguh luar biasa dan sangat membanggakan. Pesertanya kurang lebih mencapai 7.000 orang, jadi capaian ini patut kita syukuri bersama,” kata dia.
Ajang Pornas Korpri XVII yang dibuka oleh Wakil Menteri PANRB Purwadi Arianto itu, diikuti lebih dari 9.300 peserta dari kontingen kementerian, lembaga, dan provinsi di seluruh Indonesia. Angka tersebut meningkat hampir dua kali lipat dibanding edisi sebelumnya, menandakan antusiasme tinggi para ASN untuk berkompetisi dan mempererat solidaritas nasional. (ADV/ProkopimKutim/T)








