SANGATTA – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Mahyunadi memberikan apresiasi tertinggi kepada pelajar SMP dan SMA seluruh Kutim yang menjadi peserta Lomba Videografi Kewaspadaan 2025. Lomba ini digagas kali pertama oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kutai Timur (Kutim) di kantor Bupati Kutim.
Dalam kesempatan tersebut, Mahyunadi sekaligus menyerahkan penghargaan kepada pemenang lomba. Menurutnya lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana edukasi dan media kreatif bagi generasi muda kita dalam menumbuhkan kesadaran kewaspadaan nasional.
Ditengah derasnya arus informasi yang didukung dengan perkembangan digitalisasi, memiliki dua maksa. Digitalisasi yang memberi manfaat besar jika dimanfaatkan dengan baik, namun juga berpotensi ancaman jika dikendalikan diluar norma dan etika.
“Teknologi membawa banyak manfaat, namun juga membuka celah bagi ancaman seperti narkoba, pergaulan bebas, radikalisme, hoaks, dan kejahatan siber. Melalui karya-karya videografi ini, kita melihat semangat para pelajar untuk menyuarakan pentingnya kesadaran, kewaspadaan, dan kepedulian sosial,” kata Mahyunadi.
Ia mengaku kagum dengan kedalaman pesan dan kreativitas visual para pelajar. “Karya mereka kreatif, edukatif, dan penuh pesan moral. Saya tidak menyangka anak-anak Kutai Timur dapat berkreasi dengan ide dan visualisasi yang begitu kuat,” ujarnya dengan bangga.
Ajang seperti ini dianggap perlu menjadi agenda tahunan agar semangat berkarya dan kepedulian sosial terus tumbuh di kalangan pelajar.
“Arahan saya kepada dinas terkait, agar kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda rutin tahunan, sehingga dapat terus menumbuhkan semangat berkarya di kalangan pelajar. Mari kita jadikan momentum ini sebagai penguatan semangat bersama dalam menjaga ketahanan dan kewaspadaan nasional di Bumi Kutai Timur tercinta,” ujarnya. (ADV/ProkopimKutim/T)








