
Kutai Timur – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim) periode 2024–2029, Ramadhani, menegaskan komitmennya untuk memastikan tidak ada lagi anak di Kutim yang putus sekolah karena alasan biaya. Ia menekankan, pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai bentuk bantuan dan beasiswa pendidikan bagi pelajar di semua jenjang, mulai dari PAUD hingga perguruan tinggi.
“Apabila ada anak yang tidak sekolah karena masalah biaya, itu sangat disayangkan. Karena sekarang sudah ada beasiswa, kalau tidak salah jumlahnya sekitar satu juta rupiah. Mereka juga akan mendapatkan buku dan seragam sekolah,” ujar Ramadhani.
Ia menjelaskan, seluruh sekolah negeri di Kutim kini telah dibebaskan dari biaya pendidikan. “Untuk pembayaran sekolah saya rasa tidak ada lagi, karena semua sekolah negeri kan gratis. Di daerah pemilihan saya, saya dorong semuanya agar siswa SD maupun SMP bisa terdaftar untuk menerima beasiswa,” tambahnya.
Tak berhenti di jenjang dasar dan menengah, Ramadhani juga memperjuangkan alokasi anggaran beasiswa bagi mahasiswa asal Kutim. “Untuk yang kuliah, sudah coba kami anggarkan juga sekitar Rp800 juta. Nantinya disalurkan bagi mahasiswa yang kuliah di dalam maupun di luar daerah,” ungkap politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.
Lebih lanjut, ia meminta agar persyaratan administrasi penerimaan beasiswa tidak menjadi penghambat bagi masyarakat. “Saya sudah komunikasikan ke bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) agar syaratnya jangan dipersulit. Cukup dengan KTP berdomisili di Kutai Timur dan transkrip nilai,” ujar politisi kelahiran 8 Mei 1978 ini.
Ramadhani juga mengimbau para orang tua untuk aktif mendukung anak-anak mereka dalam memanfaatkan program beasiswa yang tersedia. “Banyak beasiswa dari pemerintah, baik kabupaten maupun provinsi. Jadi silakan dimaksimalkan. Saya harap orang tua juga berperan aktif,” pungkasnya. (ADV)








