SANGATTA — Deretan anak-anak TK dengan kostum warna-warni memenuhi halaman Kantor Camat Sangatta Utara, Kutai Timur, pada Selasa (18/8/2026). Sebanyak 555 peserta dari 37 sekolah ambil bagian dalam Lomba Karnaval Merah Putih yang digelar IGTKI Kutim untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Kegiatan itu tidak hanya menghadirkan parade busana dan kreativitas peserta didik. Di balik penampilan mereka, terselip upaya mengenalkan semangat kebangsaan kepada generasi yang masih berada di jenjang pendidikan usia dini.
Wakil Bupati Kutim Mahyunadi yang hadir dalam acara tersebut menilai antusiasme anak-anak menjadi pemandangan yang membanggakan. Ia berharap kegiatan serupa dapat memberi fondasi positif bagi perkembangan generasi muda di daerah.
“Melalui kegiatan ini kita tanamkan kepada anak kita cinta kepada bangsa dan bangga jadi anak Republik Indonesia,” tutur Mahyunadi.
Ia mengatakan pendidikan karakter dan nasionalisme perlu diperkenalkan sejak dini. Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia tidak hanya berkaitan dengan kecerdasan akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan rasa cinta terhadap tanah air.
Camat Sangatta Utara sekaligus Ketua Bunda PAUD Sangatta Utara, Hasdiah Dohi, menjelaskan karnaval tersebut sengaja dikemas dengan pendekatan yang dekat dengan dunia anak.
“Tujuannya bagaimana anak-anak kita mengenal perjuangan dan menanamkan rasa patriotisme kepada anak-anak sekalian,” katanya.
Ketua Panitia IGTKI Kutim Elyza menuturkan lomba tersebut merupakan bagian dari program kerja organisasi periode 2024-2029 yang disesuaikan dengan momentum kemerdekaan. Peserta didampingi 115 orang yang berasal dari unsur guru dan komite sekolah.
Selain unsur pemerintah daerah, kegiatan turut disaksikan jajaran Forkopimda Kutim. Dukungan juga datang dari sejumlah pihak, termasuk PT KPC, anggota DPRD, pimpinan daerah, serta pelaku usaha lokal.
Bagi penyelenggara, parade tersebut menjadi ruang bagi anak-anak untuk berekspresi sekaligus belajar tentang persatuan. Sementara bagi orang tua dan guru, kegiatan ini menjadi kesempatan memperkuat kebersamaan dalam mengenalkan nilai kebangsaan kepada generasi penerus. (ADV/ProkopimKutim/TP)








