SANGATTA –Sebanyak 236 pengurus LKBH dan Bapor Korpri dari lima kecamatan resmi dikukuhkan oleh Seskab Kutim Rizali Hadi di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim. Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi penegasan bahwa ASN Kutim harus memiliki benteng integritas yang kokoh.
Di hadapan ratusan ASN, Rizali berbicara blak-blakan mengenai realitas persoalan yang masih terjadi di lingkungan birokrasi. Ia menyebut sejumlah kasus yang belakangan mencoreng nama baik ASN.
“Kita tidak bisa menutup mata bahwa masih ada permasalahan di dalam tubuh ASN itu sendiri, mulai dari kasus perselingkuhan, judi online (judol), kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), hingga jeratan pinjaman online (pinjol),” ungkapnya.
Menurutnya, LKBH hadir sebagai garda depan perlindungan hukum dan sekaligus alat preventif. ASN yang mengalami persoalan hukum terkait tugas bisa mendapatkan pendampingan, namun keberadaan LKBH juga menjadi penanda bahwa pegawai semakin dituntut menjaga perilaku.
“Saya minta pengurus LKBH segera melaksanakan sosialisasi dan memperkenalkan kepada seluruh pegawai kita bahwa LKBH telah dibentuk untuk membantu pegawai yang mengalami permasalahan hukum,” pesannya.
Tak hanya persoalan hukum, pembinaan fisik dan kebersamaan juga menjadi perhatian. Melalui pengukuhan pengurus Bapor, Korpri didorong semakin aktif menghidupkan kegiatan olahraga sebagai sarana memperkuat solidaritas dan kesehatan pegawai.
Momentum ini sekaligus mengantar ASN Kutim menuju peringatan HUT ke-54 Korpri pada 29 Desember 2025. Rizali menekankan bahwa ulang tahun Korpri harus menjadi ruang refleksi bagi seluruh ASN.
“Kita jadikan ini momentum untuk memperbarui semangat dan meningkatkan kinerja pelayanan ASN,” tutupnya. (ADV/ProkopimKutim/T)








